JENIS-JENIS ELASTISITAS PERMINTAAN

PENGANTAR

Dalam hukum permintaan menunjukkan bahwa jika terjadi perubahan harga, maka jumlah barang yang diminta akan berubah. Namun demikian tidak memberikan petunjuk mengenai perubahan jumlah barang yang diminta jika harga mengalami perubahan. Untuk menghitung seberapa besar permintaan barang berpengaruh terhadap harga barang, menggunakan konsep elastisitas.

Pemahaman tentang elastisitas sangat penting bagi produsen, konsumen dan pemerintah. Bagi produsen, digunakan sebagai pedoman seberapa besar produsen akan mengubah harga barang yang akan dijual. Sebagai contoh, sebelum produsen memutuskan menurunkan harga barang, produsen harus memastikan terlebih dahulu apakah penurunan harga jual akan diikuti dengan kenaikan permintaan dengan perbandingan yang sama.Jika penurunan harga ternyata eningkatkan permintaan yang lebih besar maka produsen akan mendapatkan keuntungan yang lebih kecil. Sehingga produsen harus berhati-hati dalam pengambilan keputusan. Produsen harus memperkirakan reaksi konsumen terhadap perubahan harga. Bagi konsumen, elastisitas digunakan untuk menilai sejauh mana kemampuan atau daya belinya. Jika daya belinya lemah baru akan membeli barang ketika harga sudah murah, sebaliknya jika daya belinya semakin bagus maka konsumen tidak peduli dengan harga. Bagi pemerintah, pemahaman tentang elastisitas terutama dalam menentukan besarnya pajak dan subsidi.Misalnya, apakah kenaikan cukai akan berpengaruh terhadap menurunnya penjualan rokok atau tidak.Dalam penentuan subsidi, pemerintah harus menganalisis apakah pengurangan subsidi pupuk berpengaruh pada pendapatan petani.

KOMPETENSI

  1. Siswa dapat mengidentifikasi permintaan Inelastis Sempurna
  2. Siswa dapat mengidentifikasi Permintaan Inelastis
  3. Siswa dapat mengidentifikasi Permintaan Elastis Uniter
  4. Siswa dapat mengidentifikasi Permintaan Elastis
  5. Siswa dapat mengidentifikasi Permintaan Elastis Sempurna