FAKTOR PENYEBAB KEMAJEMUKAN MASYARAKAT INDONESIA BERDASARKAN LETAK GEOGRAFIS

PENGANTAR

Letak geografis ditentukan berdasarkan posisi nyata dibanding daerah lain. Indonesia terletak diantara benua Asia dan benua Australia, serta samudera Hindia dan samudera Pasifik. Namun juga yang dimaksudkan di sini adalah letak Indonesia secara astronomis. Yaitu letak yang dilihat dari posisi garis lintang dan garis bujur. Garis lintang merupakan garis imajiner yang membentang horisontal melingkari bumi sedangkan garis bujur merupakan garis imajiner yang melingkari bumi secara vertikal.

Letak Indonesia secara geografis memberikan dampak yang luar biasa bagi kemajemukan masyarakat Indonesia. Indonesia ang merupakan negara kepulauan, yang terdiri dari ribuan pulau besar dan kecil, dipisahkan oleh lautan memberikan warna terhadap kemajemukan masyarakat Indonesia dalam banyak hal. Asal-usul nenek moyang, suku bangsa, budaya, mata pencaharian, bahkan tipologi masyarakat. Termasuk banyak terbentuknya akulturasi karena pergesekan budaya sebagai konsekuansi letak Indonesia yang strategis diantara dua benua dan dua samudera. Sebagai palang pintu perlintasan perdagangan dan pergaulan dunia.

Menjaga integrasi dalam masyarakat majemuk menjadi persoalan penting. Sebab perbedaan yang ada sangat potensial menjadi sumber konflik. Menurut Pierre L. Van den Berghe salah satu ciri yang melekat pada masyarakat majemuk adalah sering terjadi konflik. Oleh karena itu diperlukan sikap-sikap yang mendukung tercipta dan terjaganya integrasi sosial seperti empati, toleransi, saling menghargai dan menghormati perbedaan yang ada.

KOMPETENSI

  1. Siswa dapat menjelaskan letak geografis Indonesia.
  2. Siswa dapat menjelaskan dampak letak geografis terhadap kehidupan masyarakat Indonesia.
  3. Siswa dapat menjelaskan sikap-sikap yang perlu dikembangkan dalam kehidupan masyarakat majemuk.