Tipe Gunung Api


Pembagian tipe gunung api di dasarkan pada kekentalan lava, viskositas, dan kedalaman dapur magma. Tujuh tipe gunung api meliputi seperti dalam tabel berikut !

No Tipe Gunung Api Keadaan Lava Tekanan Gas Kedalaman Lava Contoh Gunung
1. Hawai Sangat cair Rendah Sangat dangkal Mauna Loa-Mauna Kea
2. Stromboli Sangat cair Sedang Dangkal Vecuvius, Raung
3. Vulkan Cair Sedang Dangkal Etna, Semeru
4. Peret/plinian Cair Sangat tinggi Sangat dalam St. Hellens, Krakatau
5. Merapi Kurang cair Rendah Sangat dangkal Merapi
6. Pelle/ Kurang cair Sangat tinggi Dangkal Pelle
7. St. Vincent Kurang cair Sedang Dangkal St. Vincent, Kelud

Tabel yang menggambarkan secara umum ciri-ciri visual tipe gunung api yang ada di dunia

Gambar. Visual tipe gunung api

Berdasarkan karakter yang dimiliki gunung api, ada 7 tipe gunung api di dunia yang meliputi:

  1. Tipe Hawaian

    Gambar. Gunung api tipe Hawaiian

      Gunung api tipe Hawwaian memiliki ciri:

    • 1) magma/lava yang sangat cair,
    • 2) dapur magma sangat dangkal
    • 3) tekanan gas (viskositas) rendah.
    • Contoh gunung api tipe Hawaaian seperti: gunung Maona Loa, Maona Kea dan Kilauea yang semua berada di Kepulauan Hawai Amerika Serikat

  2. Tipe Stromboli

    Gambar. Gunung api tipe Stromboli

      Gunung api tipe Stromboli memiliki ciri:

    • 1) Lava/magma sangat encer,
    • 2) kedalaman dapur magma dangkal
    • 3) tekanan gas (viskositas) sedang
    • Contoh gunung api yang memiliki tipe stromboli seperti gunug Visuvius (Itali, Eropa) dan gunung Raung (Jawa Timur)

  3. Tipe vulkano/vulkanian

    Gambar. Gunung api tipe vulkanian

      Ciri-ciri gunung api vulkano/vulkanian adalah:

    • 1) Lava encer
    • 2) Tekanan gas/viskositasnya sedang
    • 3) Kedalaman dapur magma dangkal
    • 4) Memiliki 2 tipe yaitu vulkano lemah dengan tekanan gasnya sedang dan dapur magma yang tidak terlalu dalam.
    • Contoh gunung api ini adalah gunung Bromo dan gunung Semeru di Jawa Timur. Sedangkan tipe vulkano kuat memiliki ciri tekanan gas tinggi dengan dapur magma lebih dalam. Contohnya gunung Etna di Italy

  4. Tipe Perret

    Gambar. Gunung api tipe Perret

      Gunung api tipe perret atau plinian dikenal sebagai tipe gunung api dengan letusan yang paling berbahaya. Tipe gunung api memiliki ciri:

    • 1) Lava encer
    • 2) Tekanan gas/viskositasnya sangat tinggi
    • 3) Kedalaman dapur magma sangat dalam
    • Gunung api yang memiliki ciri-ciri tersebut adalah gunung Krakatau (Indonesia) dan St. Helens (Amerika Serikat)

  5. Tipe Merapi

    Gambar. Gunung api tipe Merapi

      Gunung api tipe Merapi, memiliki keunikan dengan awan panas yang sering dikenal oleh masyarakat sekitar dengan sebutan wedus gembel. Awan panas ini keluar saat erupsi dan meluncur menuruni lereng sangat cepat mencapai lebih dari 200km/jam. Warna yang abu-abu bergumpal terlihat dari kejauhan seperti kambing biri-biri (wedus gembel) yang berlarian menuruni lereng.

      Tipe gunung api memiliki ciri:

    • 1) Keadaan lava kurang encer
    • 2) Tekanan gas atau viskositasnya rendah
    • 3) Memiliki dapur magma yang sangat dangkal
    • Gunung Merapi di Jawa Tengah Indonesia merupakan contoh dari gunung api tipe ini.

  6. Tipe Pelle

    Gambar. Gunung api tipe Pelle

      Gunung api tipe pelle memiliki ciri:

    • 1) Magma atau lava kurang encer
    • 2) Tekanan gas/viskositas sangat tinggi
    • 3) Dapur magma dangkal
    • Contoh gunung api tipe ini adalah gunung Pelle di Amerika Tengah.

  7. Tipe St. Vincent

    Gambar. Gunung api tipe St. Vincent

      St Vincent merupakan tipe gunung api dengan ciri-ciri:

    • 1) Lava atau magma kurang encer
    • 2) Tekanan gas / viskositas sedang
    • 3) Dapur magma dangkal
    • Gunung St Vincent di Kepulauan Antiles di laut Karibia Amerika dan gunung Kelud di Jawa Timur merupakan contoh dari tipe gunung api ini.