SELEKSI NOMINASI


Waktu dan Tempat

Seleksi nominasi akan dilaksanakan pada bulan September 2018 secara karantina selama 5 hari. Pelaksanaan karantina ini diharapkan menjadi lebih independen dan rahasia.

Rincian Kegiatan

Seleksi nominasi merupakan tahap seleksi untuk menentukan karya terbaik yang layak masuk babak selanjutnya dan di publisk sebagai konten Bahan Ajar diwebsite resmi BPMPK. Proses seleksi nominasi ini dilakukan dengan cara mencoba langsung karya yang dinilai melalui tablet atau smartphone.
Seleksi nominasi ini akan terpilih 20 peserta per kategori dengan karya terbaik yang diakui sebagai kontributor konten. Kemudian dari 20 peserta tersebut akan diambil 10 besar sebagai finalis yang akan diundang untuk masuk ke babak Penjurian (Grand Final). Peserta yang maju ke babak Penjurian adalah:

  • 10 peserta ketegori Pelajar
  • 10 peserta kategori Guru
  • 10 peserta kategori Umum V-lab
  • 10 peserta kategori Umum Games Edukasi

Seluruh finalis akan dihubungi panitia, baik mengunakan email maupun telepon untuk kesediaannya mengikuti acara Grandfinal/Penjurian yang akan diadakan di Semarang.

Jika peserta tidak bersedia atau tidak bisa dihubungi (misalnya no telpon atau email tidak direspon dalam jangka waktu tertentu) maka peserta tersebut diangap mengundurkan diri dan akan di ganti dengan peserta di rangking berikutnya.

Hasil seleksi nominasi akan di umumkan di web resmi lomba. Semua peserta yang karyanya terpilih wajib memberikan konfirmasi kesediaan mengikuti tahap selanjutnya. Peserta terpilih dan bersedia, berhak masuk ke babak selanjutnya yaitu grand final atau penjurian.

Persiapan Seleksi

  1. Penyeleksi dibagi menjadi 4 kategori, untuk setiap kategori dibagi menjadi beberapa tim tergantung jumlah karya yang masuk.
  2. Setiap Tim Seleksi mengunakan minimal 1 buah notebook, 2 buah smartphone yang berisi karya untuk dinilai
  3. Setiap tim terdiri dari 3 selektor yang memiliki spesifikasi berbeda-beda. Pembagian kerja masing masing anggota tim menyesuaikan strategi yang di tetapkan ketua tim dan disepakati semua anggota tim.
  4. Penyeleksi dibagi menjadi 3 aspek yaitu Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Materi dan Desain Pendidikan (MDP) dan Desain Komunikasi Visual (DKV).

Langkah Penilaian

  1. Tahap 1 (Pra Seleksi)
    penyeleksi memeriksa kelengkapan dokumen yang dikirimkan meliputi :
    1. Identitas Peserta
      memeriksa kesesuaian identitas dengan kategori
    2. File dan Dokumen Pendukung Kartu identitas, icon, screenshoot dll
    3. Video preview
      Mencermati kemenarikan aplikasi melalui video yang dikirim peserta.
    4. Aplikasi
      menginstal dan mengexplorasi secara singkat mengunakan device yang sesuai tanpa emulator.
  2. Tahap 2 (Final Seleksi)
    1. Penyeleksi melakukan pengujian karya pada device mobile yang tersedia dan mencoba berbagai fungsi dan tampilan yang ada pada aplikasi tersebut.
    2. Penyeleksi memberikan penilaian dan catatan, baik catatan positif atau catatan negative pada lembar instrument seleksi karya lomba untuk setiap karya yang dinilai.
    3. Penyeleksi melakukan sidang pleno per kategori untuk menentukan peringkatnya dan menentukan 20 karya terbaik sebagai kontributor konten.
    4. Selanjutnya dari 20 karya tersebut akan dipilih 10 besar untuk maju ke tahap selanjutnya dalam acara Penjurian/Grand Final

Seluruh tim seleksi menandatangani berita cara keputusan sidang pleno untuk menentukan karya yang masuk 15 besar per kategori.

Aspek penilaian

  1. Tanpa kesalahan program / bebas bug
  2. Kemudahan pengoperasian.
  3. Kompleksitas fungsi dan fitur.
  4. Keunikan dan keselarasan penyajian materi.
  5. Kelengkapan komponen menu.
  6. Keunikan penyajian dan kelancaran tampilan Media.
  7. Keselarasan icon dengan fungsi.
  8. Kemenarikan tampilan secara menyeluruh.
  9. Kecakupan materi
  10. Kesesuaian tujuan dengan isi materi

Keterangan

  1. Peserta dinyatakan diskualifikasi jika:
    1. Karya pernah dipublikasikan dalam bentuk apapun
    2. Karya pernah juara
    3. Karya persis dengan konten yang ada di m-edukasi.kemdikbud.go.id
  2. Setelah disahkan keputusan tim seleksi tidak dapat diganggu gugat kecuali ada dasar yang kuat.